alias harap-harap cemas.  Duh, semoga besok jumat paspornya sudah jadi ya. (dag-dig-dug mode:on)

Ceritanya bermula dari habis masa berlaku pasporku yang lama. Dulu, tidak langsung menggantinya, karena memang tidak ada kepentingan untuk pergi ke LN. Tapi, tiba-tiba penugasan itu datang. Heboh? iyalah. Meski tampang muka dan gesture berusaha untuk setenang mungkin, tapi… Hadoh! rasa cemas ini selalu mendera. Sempatkah aku untuk mengurus pasporku? Karena harus segera menyerahkan fotocopy paspor ke negara yang dituju. Toeeenggg…. toeeeennggg…toeeeenngggg

Yang pasti butuh 1 minggu untuk penyerahan berkas dan photo, wawancara serta sidik jari. Dan masih menunggu 1 minggu lagi untuk mengambilnya. Hmmm…. lama ya. Padahal sehari sebelumnya Bapak Patrialis Akbar mengatakan bahwa pembuatan paspor hanya memakan waktu 4 hari. Termakan bujukan berita yang kurang tepat hehehehe… Dan pada saat pengambilan paspor aku tidak berada di jakarta sampe 2 pekan ke depan.  Begitu sampai dijakarta, langsung berangkat ke negara tujuan.

Hmm…  bagaimana kalo kita coba besok jumat untuk mengecek? Ngga ada salahnya ya. DICOBA!